Souvenir dan mahar pernikahan unik dan bagus, aneka mahar uang hias, dan souvenir lainnya

Follow us on Facebook

Minggu, 12 Februari 2017

Menjadi Pemateri di Dinas Koperasi dan UMKM Ngawi

Bersama peserta pelatihan hari pertama dan perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Ngawi


Hari itu tanggal 17 November saya bersama salah seorang teman, jam 05.00 bertolak dari Bojonegoro menuju Ngawi. Suasana pagi yang masih sejuk dan sepi membuat perjalanan terasa nyaman meski kurang bisa menikmati pemandangan karna kabut tipis pagi itu. Merayap pelan menyusuri sepanjang jalan yang sebagian besar sudah di cor oleh Pemkab Bojonegoro.

Yah, kami kesana karna ada panggilan tugas , yaitu diminta oleh Dinas Koperasi dan UMKM kota Ngawi untuk menjadi pemateri, memberikan pelatihan membuat hantaran selama 2 hari, yaitu tanggal 17 dan 18 November. Sungguh ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, sekaligus rasa bangga karna sudah dipercaya oleh kabupaten tetangga.

Alhamdulillah perjalanan lancar, sekitar pukul 06.58 kami memasuki kota Ngawi beristirahat sejenak, dengan niat sarapan, kamipun mampir di sebuah warung makan yang konon merupakan kuliner terlaris disana. Warung makan ini menjual nasi dengan menu utama pecel, ada beberapa lauk yang bisa dipilih untuk teman makan . Warung ini nampak sederhana , tapi jangan ditanya masalah pengunjung. Yang datang disana harus sabar karna antrian , apalagi kalo pas musim lebaran , wou......bisa benar-benar kelaparan ....πŸ˜ƒ

Yach, warung ini memang sangat terkenal dan dinobatkan menjadi kuliner terfavorit di Ngawi. Memang tidak diragukan lagi, warung makan yang terkenal dengan nama Warung Makan Lethok Mbah Jan ini. Selain memang bumbu pecelnya yang khas banget dengan isian daun singkong, rasanya memang maknyus, mantab, bikin ketagihan. InshaAllah kapan-kapan kalo ke Ngawi akan mampir kesini lagi dech...hehe


Sarapan nasi pecel di warung Lethok Mbah Jan , Trunojoyo


Nasi pecel khas Ngawi


Setelah selesai sarapan, dan stamina fit lagi, kami pun melanjutkan perjalanan dan kami langsung menuju Rumah makan dan gedung pertemuan Notosuman. Sepanjang perjalanan daya asik memperhatikan tatanan kota , terlihat rapi dan asri. Ada jalur tersendiri yang terpisah untuk pejalan kaki dan kendaraan .

Sekitar setengah jam kami pun sampai di gedung Notosuman. Alhamdulillah, tempatnya nyaman dan juga luas, sehingga nanti akan memperlancar proses pelatihan. Dan Alhamdulillah kami datang tepat waktu, sehingga kami bisa prepare .

Paket bahan pelatihan untuk peserta


Tak berapa lama acara pun dimulai dengan sambutan dari pihak Dinas Koperasi dan UMKM Ngawi, setelah itu langsung masuk materi. Kami mengusahakan berjalan sesuai skedul, agar nanti semua materi bisa diselesaikan tepat waktu, yaitu jam 09.00-1400. Setelah bahan untuk peserta dibagi, maka praktek pun langsung dimulai.

Ada 2 materi yang kami berikan pada peserta , yaitu membuat hantaran dengan bentuk masjid dan menghias hantaran make-up. Pertama , peserta kita beri panduan cara membuat masjid dari mukena, lalu membentuk mukena menjadi bunga, dan membentuk sajadah menjadi menara.

Senengnya , pesertanya semangat-semangatnya semua, mereka benar-benar belajar ingin bisa . Maka kami pun sebagai pemateri juga termotivasi untuk memberi pelatihan yang terbaik. Dengan semangat yang luar biasa itulah, peserta mudah sekali untuk menyerap dan mempraktekkan materi yang kami berikan.

Step pertama sudah selesai, lanjut step kedua yaitu menghias hantaran make-up. Rupanya pada step kedua ini peserta lebih rileks dan senang karna tak serumit membuat masjid dari mukena. Cuma pada saat membentuk handuk menjadi anjing, banyak di antara peserta yang salah memasang telinga, sehingga hasilnya terkesan aneh dan lucu.


Peserta semangat mengikuti pelatihan


Beranjak bedug, pelatihan dihentikan sejenak untuk isoma. Peserta dan kami pun bergantian untuk melaksanakan solat dan makan siang. Setelah selesai isoma. Pelatihan pun dilanjutkan. Saking semangatnya ada satu dua peserta yanv makan sambil mengerjakan hantarannya, wah....wah...ini semangat ato apa ya... 😷

Selesai membentuk masjid dari mukena dan menghias hantaran make up, step terakhir adalah menghias tutup hantaran yang terbuat dari mika. Mengapa kami memilih mika untuk penutup hantaran, tak lain karena bix mika lebih praktis penggunaanya, dan menjadikan hantaran lebih mewah penampilannya.

Alhamdullillah, hari pertama berjalan lancar dan usai tepat waktu. Masing-masing peserta juga dapat menyelesaikan semua hantarannya. Tak lupa kami memberi bonus bagi peserta yang hantarannya rapi dan kreatif, setelah itu semua berfoto bersama jajaran dari Dinas Koperasi dan UKM Ngawi.


Hias hantaran terbaik mendapat hadiah berupa hantaran seprei


Rasa lelah terbayar sudah, sukses menjadi pateri dihari pertama. Setelah beres-beres, kamipun menuju peristirahatan, sebuah hotel yang sudah disediakan panitia. Ternyata cukup jauh juga jarak antara hotel dan tempat pelatihan, tapi tak mengapa, kami tidak mengeluh. Toh ini semua demi pekerjaan juga.

Hampir setengah jam perjalanan, akhirnya kami pun sampai di hotel Sukowati. Hemm...lumayan luas dan nyaman tempatnya. Setelah diberi kunci kamar, kami pun melepas lelah. Setelah tiduran beberapa menit , kami mandi. Selepas magrib kami keluar cari makan.

Kebetulan sekali teman saya  mbak Meirina ini asli orang Ngawi, jadi mbak Mei tau tempat enak buat makan. Setelah merekomendasikan sebuah tempat, setuju devh kami makan disana. Lumayan jauh juga tempatnya dipinggiran kota. Kalo sepintas orang melihatnya seperti sebuah rumah biasa yang disulap menjadi warung makan.

Tempat ini menyajikan menu utama ayam goreng, kejantanan rasa ayam gorengnya sudah terkenal kemana-mana , sehingga orang dari luar kota Ngawi pun belum afdol kayaknya kalo belum mampir tempat kuliner satu ini. Baru masuk warung aja , aroma ayam dan sambalnya benar-benar membuat lapar. Saat kami masuk, ruangan ini hampir penuh oleh pengunjung. Suasana seperti ini sudah menjadi hal yang lazim di ayam goreng pak Manto ini.




     
Makan di WR ayam goreng pak Manto

Tak berapa lama setelah kami pesan, pesanan pun datang. Tak sabar rasanya ingin segera makan, melihat nasi dan ayam hangat ditambah sambal satu cobek yang warnanya sungguh menantang, dan kamipun segera makan. Wow......super super, enak, maknyus, mantab, .....apalagi ya...hehe....pokoknya nasi, ayam dan sambalnya langsung ludes. Alhamdulillah kenyang dan kamipun pulang menuju hotel untuk beristirahat.

Keesokan harinya, suara alarm membangunkan kami, wah... nyenyak sekali tidur kami semalam. Sekarang saatnya prepare untuk memberi Pelatihan dihari kedua. Setelah sarapan yang disediakan pihak hotel dengan menu prasmanan pecel dan soto, kamipun berangkat menuju tempat pelatihan.

Alhamdulillah seperti hari pertama kemaren, tempat masih sepi, itu tandanya kami memang pemateri yang baik, yang selalu on time..hehe. lumayanlah, karna belum ada peserta , kami punya waktu untuk prepare lagi. Acara pun di buka dengan sambutan dari Bu Puji, Kabag pengembang UKM Dinas Koperasi dan UKM Ngawi.

Sambutan dari Dinan Koperasi dan UKM Ngawi di hari kedua


Dihari kedua ini kami memberikan materi pelatihan yang sama, tapi dengan peserta yang berbeda. Meski pesertanya beda, mereka mempunyai semangat yang sama. Sama seperti kemaren, setelah kami bagi paket bahan pelatihan, maka kami segera instruksikan step by step pembuatan.

Memberi contoh pada peserta


Langkah pertama adalah membuat masjid dari mukena dulu, kemudian membentuk bunga dari mukena dan membentuk sajadah. Semua berjalan lancar dan sesuai dengan skedul. Ada peserta yang menarik perhatian dihari kedua ini, yaitu seorang guru yang mengajak muridnya yang tuna wicara. Beliau memang mengajar di Sekolah Luar Biasa. Menurut cerita dari ibu guru yang berhati mulia ini, siswa-siswa ditempatnya mengajar, semua dibekali dengan ketrampilan. Seperti saat ini, beliau mengajak salah satu muridnya , dengan harapan dia bisa menularkan pada teman yang lainnya.


Berpose bersama peserta yang sudah selesai menghias hantarannya


Waktu terus berjalan, hingga semua peserta dapat menyelesaikan materi tepat waktu. Aplaus lagi dech. Tak lupa seper dihari pertama, bagi yang hasil kreasinya bagus dan rapi, akan kami beri hadiah. Dan kali ini hadiah diserahkan sendiri oleh Bu Puji selaku Kabag bidang pengembangan UKM dinas Koperasi dan UKM Ngawi.

Alhamdulillah...lancar dan tuntas, 2 hari menjadi pemateri pembuatan Hantaran di Ngawi. Semoga pada program berikutnya, kami masih dipercaya dan dilibatkan lagi, tentunya dengan materi pelatihan yang berbeda , lebih bermanfaat dan lebih mudah di aplikasikan. Sehingga tujuan program dari pemerintah bisa sesuai target dan sasaran yang diharapkan.



Berpose bersama peserta dan Dinas Koperasi dan UKM Ngawi





Share:

0 comments:

Posting Komentar

Entri Populer