Souvenir pernikahan unik dan bagus, aneka mahar dan souvenir lainnya

Follow us on Facebook

Minggu, 05 Maret 2017

Serunya Bersama Karang Taruna Desa Maindu, Montong, Tuban




Minggu, 5 Maret 2017. Setelah seminggu yang lalu menyanggupi akan mengisi kegiatan Karang Taruna desa Maindu, akhirnya hari ini terlaksana juga kegiatan tersebut dengan menggandeng salah satu pengurus di Asosiasi UMKM Bojonegoro dimana ini merupakan salah satu organisasi yang saya ketuai. Dengan mengisi materi kewirausahaan dasar yang mudah di mengerti , disamping itu diberikan juga materi pembuatan tortila yaitu Snack yang berbahan baku jagung.

Desa Maindu sendiri terletak di sebelah Utara kota Bojonegoro. Desa ini masuk wilayah kecamatan Montong , kabupaten Tuban. Tak banyak yang tau tentang desa ini, karna mungkin faktor geografisnya yang sulit di jangkau. Dari kota Bojonegoro kesana menempuh jarak sekitar 60 km, dengan akses jalan yang cukup menguji adrenalin.

Sepanjang jalan, akses ini dihiasi pematang sawah dan keluar masuk hutan . Kondisi jalan yang begitu sempit meski beraspal , tapi dengan tanjakan dan turunan yang tajam sangat seru dan apresiatif sekali bagi mereka yang hoby touring. Tak hanya itu, cuaca panas berganti hujan pun menghiasi sepanjang perjalanan. Meski sudah menggunakan GPS tetap saja beberapa kali mengalami salah jalan. Hingga memakan waktu 2x lipat dari perjalanan standar.

Pelatihan kali ini memang beda dan luar biasa, sepanjang jalan benar-benar sebuah perjalanan yang penuh kenangan. Tak sebatas itu, tapi orang-orang disana juga sangat ramah. Ketika saya dan tim bertanya arah, merek selalu menjawab dengan bersahabat. Bahkan kami ditemani dengan sangat bersahaja ketika terpaksa ikut berteduh di salah seorang rumah warga saat hujan deras tiba-tiba mengguyur.

Akhirnya sekitar 2 jam kami tiba ditempat. Disana sudah ada beberapa peserta dan juga peralatan yang dibutuhkan untuk demo. Sambil menunggu peserta yang lain datang, saya bersama tim waktu itu, yaitu mas kakim, mas imam dan mbak widia, melakukan persiapan. Lumayan capek , tapi begitu melihat peserta ya g antusias maka kami pun tumbuh semangat.

Tepat ketika persiapan sudah selesai, peserta juga sudah mulai bertambah hingga akhirnya kami pun sepakat untuk Segera memulai acara, meski ada beberapa peserta yang tidak datang karena terhalang hujan .
Maklum saja, memang waktu itu hujan cukup lama dan kesibukan lain mereka dirumah.

Sambutan pertama dari Antok sebagai ketua panitia sekaligus ketua Karang Taruna desa Maindun. Lalu sambutan kedua saya isi, sekaligus memperkenalkan diri dan Asosiasi UMKM Bojonegoro yang kebetulan saat ini saya menjabat sebagai ketuanya.

Dalam sambutan ini tidak banyak materi kewirausahaan yang saya jrlaskan, hanya garis besarnya saja. Pemahaman akan makna Wirausaha dan usaha. Dalam kesempatan ini juga saya sedikit sharing bagaimana menjalankan sebuah usaha dengan mudah. Alhamdulillah banyak dari Anggota Karang Taruna yang termotivasi , sehingga mereka ingin belajar lebih banyak tentang kewirausahaan.


Selesai materi kewirausahaan, disambung oleh mas Kakim sebagai pemateri pengolahan jagung tortila. Step by step proses mulai dijelaskan. Dari mulai pemilihan bahan, pengolahan, penggorengan sampai pengemasan. Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam setiap proses tersebut , semua di jelaskan secara gamblang.

Untuk lebih memotivasi dan membuat kegiatan ini maksimal, maka  peserta dilibatkan secara langsung. Secara bergantian mereka diberi kesempatan untuk mencoba dalam tiap-tiap tahapnya.
Terlihat sekali, di awal mereka maju dengan malu-malu, tapi akhirnya mereka menikmati bahkan mengajukan diri.


Foto bersama pengurus Karang Taruna


Dua jam tepat acara ini berakhir. Di ujung acara di sesi penutupan, tak lupa saya menawarkan tantangan untuk semua anggota Karang Taruna agar berani berwirausaha. Melalui mereka , potensi dan nama desa bisa terangkat. Jagung yang selama ini hanya dijual mentah dengan nilai yang sangat rendah, nantinya fapat dijual dengan harga tinggi. Sehingga selain mengembangkan potensi daerah juga meningkatkan taraf ekonomi warga setempat. (NES/red)


Dibawah ini dokumentasi beberapa kegiatan saat pelatihan















Share:

0 comments:

Posting Komentar

Entri Populer