Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Mahar Pernikahan dari Koin

Gambar
Mahar Pernikahan Koin Mahar Koin Jadi Trend Salah satu mahar yang mempunyai nilai elegan dan unik adalah mahar koin. Koin-koin yang tertata rapi ini memenuhi luas pigura, ada yang menggunakan uang koin Rp 100, Rp 200, Rp 500, dan ada juga yang menggunakan Rp 1.000. Jumlah yang diperlukan oleh masing-masing koin tidak sama karna lebar dari uang koin sendiri tidak sama. Untuk itu perlu menghitung dulu berapa jumlah koin yang diperlukan untuk luas sebuah pigura. Di bojonegoro , Tongkat Peri Craft selain menyediakan Souvenir, juga merupakan satu-satunya jasa hias mahar yang bisa menghias mahar dari koin 2D . Kebanyakan mahar koin di kerjakan dalam bentuk 3D dan 4D. Untuk itu, hanya di Tongkat Peri Craft bisa melayani pemesanan mahar koin. Peminat mahar koin ini terbilang masih jarang, karna di samping biaya hiasnya lumayan tinggi, pengumpulan koin pun jadi kendala. Dibawah ini ada beberapa contoh model mahar koin yang pernah dikerjakan Tongkat Peri Craft. Dari ukuran pigura kecil

Serunya Bersama Karang Taruna Desa Maindu, Montong, Tuban

Gambar
Minggu, 5 Maret 2017. Setelah seminggu yang lalu menyanggupi akan mengisi kegiatan Karang Taruna desa Maindu, akhirnya hari ini terlaksana juga kegiatan tersebut dengan menggandeng salah satu pengurus di Asosiasi UMKM Bojonegoro dimana ini merupakan salah satu organisasi yang saya ketuai saat ini . Dengan mengisi materi kewirausahaan dasar yang mudah di mengerti , disamping itu diberikan juga materi pembuatan tortila yaitu Snack yang berbahan baku jagung. Desa Maindu sendiri terletak di sebelah Utara kota Bojonegoro. Desa ini masuk wilayah kecamatan Montong , kabupaten Tuban. Tak banyak yang tau tentang desa ini, karna mungkin faktor geografisnya yang sulit di jangkau. Dari kota Bojonegoro kesana menempuh jarak sekitar 60 km, dengan akses jalan yang cukup menguji adrenalin. Sepanjang jalan, akses ini dihiasi pematang sawah dan keluar masuk hutan . Kondisi jalan yang begitu sempit meski beraspal , tapi dengan tanjakan dan turunan yang tajam sangat seru dan apresiatif sekali ba

Dinobatkan Sebagai Salah Satu Emak Pintar Asia

Gambar
Belajar memang tak terbatas usia, dari masa manusia belum lahir sampai ke liang lahat , tetap terjadi proses pembelajaran. Dan belajar pun bisa dalam bentuk apapun, bukan hanya menempuh pendidikan di kelas akademik. Tapi belajar bisa melalui pengalaman orang lain, belajar dari pengalaman , belajar dari kegagalan dan masih banyak lagi metode dan bentuk belajar yang bisa kita jadikan tolak ukur dalam standar apapun. Sikap yang mau terus belajar inilah yang menghantarkan saya sebagai owner dari Tongkat Peri Craft lolos seleksi dan akhirnya masuk dalam Emak Pintar Asia. Ajang ini merupakan ajang yang di gelar oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang edukasi kewirausahaan kusus perempuan. Dimana kita ditempa agar bisa menjadi perempuan pebisnis yang bisa memenejemen usaha dengan baik , agar urusan kerjaan dan urusan keluarga bisa balance. Berawal dari sekedar sebuah hoby , saya menggunakannya sebagai pengisi waktu. Sekitar tahun 2013 dimana anak kedua saya sudah masuk Sekolah